Pages

Selasa, 04 Maret 2014

Memandikan Marmut


Masih terdapat perbedaan pendapat apakah marmut perlu dimandikan secara teratur.
Tapi semua orang tentu setuju bahwa bulu yang bersih dan bebas parasit akan menunjang kesehatan marmut secara keseluruhan.
Jika Anda hendak memandikan marmut peliharaan Anda, berikut terdapat beberapa informasi dasar yang dapat Anda jadikan sebagai panduan.

Persiapan
1. Siapkan dua handuk. Letakkan handuk pertama di lantai dekat bak mandi dan handuk kedua di meja kamar mandi atau tutup toilet.
2. Tempatkan pengering rambut (hair dryer) dekat handuk kedua. Pastikan hair dryer aman dari percikan air.
3. Gunakan ember kecil sebagai bak mandi marmut. Isi dengan air hangat hingga setinggi 5 cm.
Jika diperlukan, alasi dasar ember dengan kain bekas agar tidak mudah selip.
4. Bermainlah sejenak dengan marmut agar marmut menjadi rileks.

Saat Mandi
Mandi umumnya tidak akan menjadi sesi yang menyenangkan sehingga marmut yang santai akan lebih mudah diatur saat dimandikan.
1. Pegang marmut dan masukkan perlahan ke dalam bak mandi. Belai marmut dengan lembut untuk membuatnya tetap tenang.
Tunggu sekitar dua menit, jika marmut tetap panik, langsung melompat ke langkah lima. Jika marmut tetap tenang, Anda bisa berlanjut ke langkah kedua.
2. Gunakan cangkir untuk menyiramkan air ke tubuh marmut. Hindari menuangkan air ke wajah dan telinga.
3. Tuangkan sampo untuk hewan peliharaan ke punggungnya, dan busakan.
Ingat untuk menghindari area wajah dan telinga. Gosok bulu marmut dengan lembut termasuk bagian dada dan kaki.
4. Isi cangkir dengan air bersih dari keran. Bilas badan marmut untuk menghilangkan sisa sampo.
Usahakan agar marmut tetap tenang dengan membelainya secara lembut.
5. Angkat marmut keluar dari bak plastik dan tempatkan di atas handuk di lantai.
Bungkus marmut dengan handuk, dan usap lembut bulunya untuk menghilangkan kelebihan air.
6. Ganti handuk pertama yang telah basah dengan handuk kedua. Sekali lagi, bungkus tubuh marmut agar tetap hangat.
Nyalakan hair dryer dan setel pada panas terendah. Keringkan satu bagian tubuh pada satu waktu baru berpindah ke bagian tubuh lain.
7. Pastikan bulu marmut benar-benar kering sebelum mengembalikannya ke kandang.


Artikel Terkait :

Memotong Kuku Marmut


Marmut mungkin saja tidak terlalu menikmati sesi potong kuku, namun kuku marmut memerlukan perawatan teratur. Memotong kuku marmut bukan merupakan pekerjaan sulit. Berbekal informasi dasar, Anda akan mampu melakukannya sendiri di rumah. Kuku marmut perlu dipotong setidaknya sebulan sekali untuk membuatnya tetap sehat.

Informasi tentang Marmut
1. Marmut memiliki empat jari pada kaki depan dan tiga jari pada kaki belakang.
2. Kuku kaki marmut memiliki kemampuan tumbuh terus menerus.
Itu sebab, kuku perlu dipotong secara teratur agar tidak tumbuh terlalu panjang.
3. Tidak semua kaki marmut sempurna. Beberapa marmut mungkin memiliki kelainan fisik yang perlu diperhatikan.

Memotong Kuku Marmut
1. Bersiaplah memotong kuku marmut dengan menempatkan marmut di pangkuan Anda dengan perut menghadap atas atau samping.
2. Pegang marmut di sekitar perut agar tidak banyak bergerak.
3. Gunakan pemotong kuku untuk memotong kuku marmut pada kaki depan maupun belakang.
4. Potong kuku sepanjang sekitar ½ cm atau sebelum mencapai perbatasan antara kulit dengan kuku.

Tips Tambahan
Anda dapat mengoleskan sedikit tepung maizena ketika secara tidak sengaja memotong kuku marmut terlalu panjang sehingga melukai kulit marmut.
Jika kuku marmut berwarna gelap, akan sulit untuk mencari batas antara kuku dengan kulit.


Artikel Terkait :

Tips Memelihara Marmut


Memelihara marmut bisa menjadi pengalaman menarik dan bermanfaat.
Namun, jika tidak teliti, Anda dapat membeli marmut yang tidak sehat atau berpenyakit.
Ketika hendak membeli marmut usahakan memiliki banyak pilihan sebelum memutuskan membeli satu atau beberapa diantaranya.
Memiliki banyak pilihan akan memungkinkan Anda memperoleh marmut terbaik.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda jadikan panduan saat membeli marmut:
1. Pilih sebuah toko hewan peliharaan, atau penangkaran marmut bereputasi.
Jika Anda memiliki teman atau anggota keluarga yang juga memelihara marmut, dapatkan rekomendasi dari mereka dimana dapat membeli marmut dengan kualitas terbaik.
2. Periksa kemungkinan tanda-tanda penyakit pada marmut.
Saat pertama kali dipegang, marmut umumnya akan menunjukkan respon takut atau rasa ingin tahu.
Beberapa tanda yang mengindikasikan seekor marmut sedang sakit diantaranya adalah hidung meler, belek (kotoran) di mata, atau masalah mencolok lainnya.
3. Ketahui tanda-tanda yang menunjukkan marmut memiliki kondisi kesehatan yang baik.
Marmut yang sehat memiliki bulu mengkilap, atau tidak memiliki kebotakan pada bulu.
Marmut juga harus aktif bersosialisai, alih-alih hanya berdiam di pojokan kandang.
4. Dengarkan bunyi nafas marmut. Mengi atau suara nafas yang tidak biasa mengindikasikan marmut menderita penyakit pernapasan.
Bila mungkin, periksa tanda-tanda diare pada kandang marmut. Diare menunjukkan terjadinya infeksi bakteri.
5. Periksa atau bertanya kepada penjual apakah marmut sedang hamil.
Memiliki tambahan bayi marmut bisa menyenangkan, tetapi tidak semua orang menginginkan lebih banyak peliharaan yang harus diurus.
Tips Tambahan
Hindari memilih marmut dengan kepala yang miring ke satu sisi, terdapat pembengkakan pada leher, pengerasan kulit sekitar hidung, atau jika terdapat goresan berlebihan pada kulit marmut.
Menggaruk adalah normal, tetapi jika marmut terlalu banyak menggaruk kulitnya, hal ini bisa menandakan terjadinya kudis


Artikel Terkait :

Penyakit yang Umum pada Marmut


Masalah gigi
Seperti jenis hewan pengerat lainnya, gigi marmut tumbuh terus sepanjang hidupnya. Marmut membutuhkan pola makan serat yang cukup tinggi untuk memastikan gigi mereka rata dan untuk mencegah agar tidak tumbuh melebihi batas. Indikasi penyebab masalah gigi adalah adanya kandungan air liur disekitar mulut, dada atau tangan bagian depan, dan ketidak mampuan marmut untuk memakan atau mengunyah makanan. Temui dokter hewan untuk minta nasehat apabila anda merasa kuatir.

Bisul
Dapat terjadi karena bertengkar atau terpukul, atau mungkin disebabkan oleh makanan yang tajam, sehingga bisa melukai mulut marmut. Hal ini bisa menyebabkan mulut marmut menjadi bengkak. Sebaiknya anda memindahkan marmut yang terserang bisul ke kandang lain dan segera mungkin hubungi dokter hewan untuk mendapat perawatan.

Masalah kulit
Marmut cendrung mengalami masalah kulit. Umumnya, masalah kulit yang dialami adalah semacam kudis. Kudis disebabkan oleh tungau kecil yang bersembunyi di permukaan kulit marmut. Garutan-garutan kecil yang menyebabkan gatal, mungkin dapat mengakibatkan timbulnya kudis yang parah dan juga bisa menyebabkan bulu marmut anda menjadi rontok. Sebaiknya bawa marmut anda kedokter hewan untuk mendapat perawatan lebih lanjut untuk masalah kulit ini.

Serangan lalat
Kotoran marmut ternyata dapat mengundang lalat untuk datang, baik itu dalam kandang maupun di bagian belakang tubuh marmut. Telur-telur lalat akan menetas menjadi belatung dan akan memakan kotoran marmut dan kemudian akan bersembunyi  di tubuh marmut dan memakan dagingnya. Hal inilah yang membuat marmut merasa tidak nyaman, menderita dan bahkan tak jarang banyak yang mati. Hindari serangan lalat dengan cara memindahkan atau membuang kotoran dari dalam kandang secara teratur, menyisir bulu marmut setiap hari dan pastikan sirkulasi udara kedalam kandang tetap terjaga




Artikel Terkait :

Ciri-ciri Marmut Hamil



Memang rada sulit untuk mengetahui apakah seekor betina hamil atau tidak.. Tapi kalau betina disatukan dengan jantan kemungkinan hamilnya besar. Ciri-cirinya di deket puser coba teken tapi jangan keras2 kaya ada jendil2 gitu deh (itu katanya sih puser bayinya).. Nah kalo si betina sudah tidak ingin dipegang lagi daerah pusernya berarti dia hamil kurang lebih 6 minggu (Alhamdullillah tinggal 3-4minggu lagi brojolnya) Nanti semakin dekat kelahiran semakin terlihat gendutnya.. Soalnya kalo masih hamil muda gendutnya ga kentara --> alias sama aja sama jantan-jantan ku yang perutnya gendut dibelakang Hehehhehe..atau lihat bagian puting . apabila di lihat lebig panjang dan lebih berisi dari pada sebelumnya , bisa berarti itu sudah hamil 


Ciri-ciri mau lahiran kalo udah ada bukaan (kaya manusia juga), kalo sudah dua jari berarti akan melahirkan dalam 24 jam, biasanya malam ketika kita tidak tahu. Jantan dipisahkan ketika betina sudah merasa terganggu dan galak! Lebih baik betina dipisah, kalau punya GP betina lain (yang cocok dengan si hamil) atau anak2 GP boleh disatuin sama si hamil.. Karena bagaimana pun juga 'ditemanin' pada masa kritis lebih membahagiakan dan memberi semangat pada GP yang bersangkutan


Artikel Terkait :

Pola Makan Marmut


Di habitat aslinya, marmut memakan rerumputan, biji-bijian, rumput liar, serangga kecil, tempanyak dan buah-buahan. Marmut bukanlah hewan herbivora, karena mereka adalah pemakan segala atau sering kita sebut sebagai hewan omnivora. Untuk tetap sehat, Marmut tidak membutuhkan protein dalam mengatur pola makan. Marmut memerlukan makan dua kali sehari, setiap hari (pagi dan sore). Tentunya dengan makanan yang berkualitas, mangkuk makanan yang terbuat dari tembikar (tanah liat) akan sangat penting untuk menjaga mutu makanan marmut agar tetap bersih dan kering, dan mencegah marmut memungut makanan yang jatuh dilantai kandangnya yang terbuat dari kawat. Yang perlu diperhatikan adalah mangkuk makanan harus selalu dibersihkan setelah digunakan.

Marmut memerlukan keseimbangan dalam pola makannya, terutama pada formula pakan yang diberikan. Pakan haruslah sayuran yang segar dan juga rumput setiap harinya. Mereka tidak akan dapat meneruskan generasinya tanpa mendapatkan gizi yang baik dan marmut akan sakit tanpa makanan yang teratur dan seimbang. Rerumputan yang menjadi makanan mereka harus mengandung serat yang cukup, untuk mencegah gangguan pencernaan dan dapat membantu pertumbuhan gigi marmut.

Berikut ini makanan yang baik untuk marmut:
Jika tersedia, beri makan marmut dengan timothy hay. Tanyakan ketersediaan pakan ini di toko hewan peliharaan. Timothy hay ideal dijadikan makanan pokok bagi marmut. Umumnya, semakin hijau warna timothy hay akan semakin baik bagi marmut. Pastikan marmut mendapatkan setidaknya 10 mg vitamin C setiap hari. Kebutuhan vitamin C bisa dipenuhi dari suplemen atau dari makanan seperti kubis, blewah, kembang kol, atau jeruk .Vitamin C yang cukup akan membuat marmut tetap sehat. Tambahkan dedak pada makanan marmut. Dedak menawarkan serat dan nutrisi lain yang bermanfaat bagi marmut.

Beri makan marmut dengan sayuran hijau. Pilih peterseli segar, sawi, lobak, bayam, selada air, atau rumput-rumputan. Sayuran hijau bisa bertindak sebagai pencahar. Jika setelah diberi sayuran hijau marmut mengalami diare atau masalah pencernaan, kurangi atau hentikan memberikan makanan tersebut. Berhati-hati ketika memberikan marmut kacang-kacangan atau biji-bijian. Saat memberikan kacang, pastikan untuk mengupasnya terlebih dahulu. Kulit kacang bisa mneyebabkan tersedak dan sulit dicerna oleh marmut. Meskipun kacang-kacangan dan biji-bijian baik untuk marmut, terlalu banyak makanan ini bisa menyebabkan masalah kesehatan dan membuat marmut mengalami kenaikan berat badan berlebih. Beri makan marmut dengan mentimun, brokoli, dan wortel. Sayuran tersebut memiliki kandungan air tinggi yang bisa membantu mencegah dehidrasi. Buah-buahan seperti apel (diberikan tanpa biji) atau aprikot akan baik pula dijadikan makanan selingan bagi marmut.

Tips Tambahan
- Jangan beri makan marmut biji apel, kentang, atau buncis karena bisa menyebabkan marmut keracunan.

- Jangan beri makan marmut kacang atau biji yang masih ada kulitnya atau seledri utuh karena dapat menyebabkan tersedak.


Artikel Terkait :

Arti dari suara Guinea Pig


1.Wheek - Suara yang keras, juga dikenal sebagai Bersiul. Sebuah ekspresi umum saat mereka senang, bisa juga terjadi saat mereka mengetahui keberadaan para pemilik atau saat diberi makan. Hal ini kadang-kadang digunakan untuk menemukan GP lainnya jika mereka sedang bermain. Jika ada GP yg hilang, mungkin suara ini bisa membantu.

2. Bubbling ato Purring - Suara ini dibuat ketika GP sedang menikmati, sperti sedang dielus2. Mereka juga dapat membuat suara saat di grooming, menyelidiki tempat baru/asing, atau saar dikasi makan.

3. Rumbling - suara ini biasanya terjadi dengan dominan dalam satu grup, namun dapat juga datang sebagai respon terhadap kenyamanan atau kepuasan.Rumbling biasanya dibunyikan dengan suara tinggi dan tubuh GP bergetar dalam waktu dekat. Sementara Courting, GP cowo biasanya purrs, berayunan dan mengelilingi perempuan dalam perilaku yang disebut "rumblestrutting". Berjalan ogah-ogahan pergi menunjukkan perlawanan pasif.

4. Chutting dan Whining - Ini adalah suara yang dibuat dalam pengejaran situasi .

5. Chattering - Ini adalah suara yang dibuat oleh gertakan gigi gigi dengan cepat, dan umumnya adalah tanda peringatan. GP cenderung menaikkan kepala mereka saat membuat suara ini.

6. Squealing ato Shrieking - Suara tinggi yang berarti ketidakpuasan, sebagai respons atas rasa sakit atau bahaya.

7. Chirping - Suara ini kurang umum, mirip sperti suara burung, tampaknya dikaitkan dengan stres, atau jika bayi Guinea pig ingin diberi makan. Sangat jarang, chirping akan

berlangsung selama beberapa menit saja.


Artikel Terkait :